SMKN 6 Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi melalui penyelenggaraan Gebyar Literasi yang berlangsung pada tanggal 2–3 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasi, kreativitas, komunikasi, serta apresiasi terhadap budaya bangsa melalui berbagai pertunjukan dan karya yang ditampilkan.
Kegiatan Gebyar Literasi secara resmi dibuka oleh Kepala SMKN 6 Jakarta, Encep Kusmawan, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa literasi merupakan keterampilan dasar yang sangat penting untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan, dunia kerja, dan kehidupan bermasyarakat di era digital.
Beliau juga mengapresiasi semangat para siswa dan guru yang telah berkolaborasi dalam mempersiapkan berbagai penampilan dan kegiatan selama Gebyar Literasi berlangsung.
“Melalui kegiatan Gebyar Literasi ini, saya berharap peserta didik tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan nilai-nilai luhur bangsa. Literasi adalah fondasi penting untuk membangun generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” ujar beliau dalam sambutannya.
Setelah sambutan, kegiatan dibuka secara resmi yang ditandai dengan ajakan kepada seluruh warga sekolah untuk terus membudayakan literasi dalam kehidupan sehari-hari. Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari para peserta didik, guru, serta seluruh warga sekolah yang hadir.

Salah satu agenda utama dalam Gebyar Literasi tahun ini adalah penampilan Drama Carita Rakyat yang dibawakan oleh peserta didik dengan mengangkat kisah-kisah rakyat Nusantara yang sarat akan nilai moral dan kearifan lokal. Melalui pertunjukan tersebut, siswa tidak hanya menunjukkan kemampuan seni peran, tetapi juga menghidupkan kembali warisan budaya Indonesia kepada generasi muda.
Selain drama rakyat, setiap kelas X dan XI menampilkan berbagai karya dan pertunjukan yang telah dipersiapkan dengan baik. Beragam penampilan tersebut mencerminkan kreativitas, kerja sama, kemampuan komunikasi, serta hasil proses pembelajaran yang telah dilalui oleh para peserta didik. Setiap penampilan mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari para penonton yang memenuhi area kegiatan.

Gebyar Literasi tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mendorong siswa untuk berani berekspresi, berkolaborasi, dan mengembangkan kemampuan literasi dalam berbagai bentuk. Kegiatan ini juga memperkuat karakter peserta didik melalui pengenalan budaya, nilai-nilai kebersamaan, serta semangat berkarya.
Dengan terselenggaranya Gebyar Literasi 2026, SMKN 6 Jakarta berharap budaya literasi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sekolah. Semangat membaca, menulis, berpikir kritis, dan berkarya diharapkan mampu mendukung terwujudnya peserta didik yang kompeten, kreatif, dan berkarakter sesuai dengan profil lulusan yang diharapkan.
Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada para peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara. Keberhasilan Gebyar Literasi 2026 menjadi bukti bahwa literasi dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang menarik, menyenangkan, dan bermakna bagi seluruh warga sekolah.

